Dawuhan Wetan, Kedungbanteng – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Dawuhan Wetan menyelenggarakan Festival Kesenian Desa Tahun 2026 pada Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan kemerdekaan yang melibatkan masyarakat dari berbagai unsur dan perwakilan RT di Desa Dawuhan Wetan.

Festival Kesenian Desa Tahun 2026 diisi dengan berbagai kegiatan yang mengedepankan kreativitas, kebersamaan, serta semangat gotong royong masyarakat. Dua kegiatan utama yang dilaksanakan yaitu Lomba Tari Modern dan Kirab Budaya.

Kegiatan diawali dengan Kirab Budaya yang dilaksanakan setelah Upacara Pengibaran Bendera. Peserta merupakan perwakilan dari masing-masing RT di Desa Dawuhan Wetan dengan jumlah peserta yang tidak dibatasi. Setiap RT diwajibkan menampilkan sedikitnya 15 peserta yang mengenakan busana hasil kreativitas sendiri.


Keunikan Kirab Budaya tahun ini terlihat dari kreativitas masyarakat dalam membuat busana dan penampilan dengan memanfaatkan berbagai bahan, seperti daun, kertas, limbah plastik, maupun bahan kreatif lainnya. Peserta juga diperbolehkan membawa berbagai bunyi-bunyian, alat musik tradisional, maupun peralatan rumah tangga sebagai bagian dari kemeriahan kirab.


Kirab dimulai dari Lapangan Tridaya Desa Dawuhan Wetan dan menempuh rute yang telah ditentukan hingga kembali ke Lapangan Tridaya sebagai titik finish. Sepanjang perjalanan, peserta menampilkan berbagai atraksi dan kreativitas masing-masing RT.


Penilaian Kirab Budaya dilakukan selama peserta mengikuti rangkaian kirab, tanpa adanya penampilan khusus di hadapan dewan juri. Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian meliputi kreativitas, kekompakan, serta tingkat partisipasi masyarakat.


Sementara itu, pada siang harinya, kemeriahan Festival Kesenian Desa dilanjutkan dengan Lomba Tari Modern yang bertempat di Lapangan Tridaya Desa Dawuhan Wetan. Lomba ini diikuti oleh perwakilan dari masing-masing RT dengan peserta berusia maksimal setingkat SMP. Peserta dapat mengikuti lomba secara perorangan maupun kelompok.

Para peserta menampilkan berbagai kreasi tari modern dengan menggunakan lagu-lagu modern pilihan. Penampilan peserta tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda Desa Dawuhan Wetan untuk menunjukkan kreativitas, keberanian, ekspresi, serta kemampuan mereka dalam seni tari.

Dalam perlombaan tersebut, dewan juri menilai beberapa aspek, di antaranya koreografi dan kreativitas gerak, kekompakan dan power, ekspresi dan penjiwaan, kostum dan keserasian musik, serta penguasaan panggung.


Melalui Festival Kesenian Desa Tahun 2026, Pemerintah Desa Dawuhan Wetan berharap semangat kemerdekaan dapat terus diwujudkan melalui kegiatan positif yang mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar warga. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menggali dan mengembangkan potensi seni serta kreativitas masyarakat Desa Dawuhan Wetan.


Semangat gotong royong dan antusiasme masyarakat dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan menjadi bagian penting dari kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Dawuhan Wetan.
– Pemerintah Desa Dawuhan Wetan –